Apakah Magang itu Penting? Bukan Soal Uang, Tetapi Pengalamannya

Bagi mahasiswa / mahasiswi semester akhir yang akan lulus ataupun yang baru lulus dan menjadi fresh graduate (FG) tentu ingin mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk segera melamar kerja.

Selain melamar pekerjaan, ada juga yang tertarik atau berminat untuk bisa bergabung ke dalam program magang / internship yang ada. Magang nyatanya juga tidak kalah pentingnya dari pengalaman profesional.

Melalui program magang secara independen maupun dilaksanakan oleh suatu instansi, seorang peserta magang akan memperoleh begitu banyak ilmu dan wawasan, khususnya mengenai dunia kerja.

Walaupun memang ada yang dibayar dan tidak dibayar, tetapi ilmu yang didapat saat magang begitu luar biasa. Ilmu ini yang bisa menjadi batu loncatan untuk bisa menempati suatu posisi strategis di dalam perusahaan yang akan di-apply nantinya.

Sebelum lebih jauh mengenai kegiatan magang itu sendiri, yang menjadi pertanyaan, apakah magang itu penting?

1. Bisa Memperoleh “Gambaran” Kerja di Lingkup Perusahaan

Karier secara profesional

Magang sebenarnya bisa dilakukan di berbagai macam perusahaan, seperti:

  • Instansi pemerintah
  • Perusahaan swasta
  • Startup
  • dan lainnya

Magang yang dilakukan di perusahaan tersebut bisa dikatakan sebagai perwujudan karier secara profesional. Melalui program magang yang kamu lakukan secara independen, kamu bisa mengetahui kerangka atau gambaran kerja di dalam suatu perusahaan.

Kerangka kerja tersebut seperti bagaimana proses analisis, kerangka berpikir, public speaking, negosiasi, hingga kerja sama antar tim maupun silang divisi lain.

Gambaran karier atau pekerjaan yang didapatkan nantinya akan sangat berbeda dengan lingkup pendidikan maupun kuliah. Sehingga, kamu harus bisa siap fisik dan mental jika memang sudah benar-benar terjun ke dalam dunia karier yang lebih profesional.

Selain itu, kamu juga bisa mengetahui divisi dan departemen yang ada, begitu pula dengan job-desc yang dilakukan.

Semisal, di perusahaan ada divisi Marketing, Finance, Human Resources, Operational, Information Technology (IT), Building and Maintenance, Warehouse, dan masih banyak lagi divisi maupun departemen sebagai gambaran awal untuk persiapan kamu berkarier nantinya.

Baca juga: Simak 5 Tips Interview Kerja agar Diterima

2. Relasi Lebih Luas di Lingkup Profesional

Relasi rekan kerja

Seperti yang kita ketahui, di dalam suatu perusahaan tentu ada jabatan atau posisi-posisi tertentu. Misalkan level jabatan tersebut, seperti:

  • Staff
  • Officer
  • Supervisor
  • Manager
  • Senior Manager
  • General Manager
  • Director

Di dalam suatu pekerjaan tempat kamu berkarier sebagai program magang, kamu bisa mengenal dan menambah relasi yang luas dan tidak terbatas.

Kamu bisa mengenal orang-orang yang notabene memiliki latar belakang berbeda-beda, seperti suku, ras, agama, budaya, culture, hingga habits yang berbeda.

Bahkan, kamu juga berpotensi mengenai berbagai level jabatan. Kamu juga bisa mengenal dan menjalin hubungan baik terhadap masing-masing level jabatan tersebut.

Bukan tidak mungkin, nantinya kamu bisa memberikan atau meninggalkan kesan positif setelah program magang tersebut usai. Bahkan, di lain waktu, kamu bisa bertemu atau meetup untuk ngobrol seru tentang pekerjaan maupun karier.

Jadi, pola pergaulanmu akan lebih luas. Bukan lagi mahasiswa, dosen, melainkan nantinya adalah karyawan dari suatu perusahaan yang bisa kamu jadikan sebagai suatu pacuan atau tolok ukur agar bisa bekerja di perusahaan maupun industri bonafide yang kamu inginkan.

3. Potensi Dipekerjakan Setelah Magang Usai

Bekerja

Menariknya menjawab pertanyaan “apakah magang itu penting?” ternyata memang benar jawabannya, penting sekali.

Bukan hanya memperluas wawasan, relasi maupun koneksi, ternyata jikalau memang potensial dan beruntung selama periode magang tersebut, bukan tidak mungkin nantinya memperoleh pekerjaan full-time di perusahaan tersebut, alias akan dipekerjakan.

Beruntung sekali jika nantinya kamu bisa langsung bekerja setelah magang usai. Setidaknya, ada beberapa alasan berikut mengapa kamu beruntung jika dipekerjakan:

  • Tidak perlu repot-repot atau butuh effort lebih untuk membuat suatu lamaran kerja
  • Tidak perlu pusing untuk melamar ke perusahaan mana saja
  • Setelah lulus kuliah tidak bingung bekerja di mana
  • Bisa fokus dengan posisi dan job-desc yang dijalankan selama program magang berlangsung
  • Bisa langsung develop diri dan skill
  • Bahkan, bisa dijadikan sebagai salah satu batu loncatan untuk karier selanjutnya maupun kebutuhan career switching

Yang menariknya, kamu juga bisa memperoleh imbal hasil berupa gaji bulanan dan secara tidak langsung kamu ikut serta membahagiakan orang tua.

Apalagi jika proses belajarmu cepat selama magang, bukan tidak mungkin akan memperoleh kenaikan atau promosi jabatan yang jauh lebih cepat dibandingkan dengan karyawan maupun staf senior lain yang ada di kantor tersebut.

Yang terpenting, tetap survive, coba untuk develop diri, dan terus ingin selalu merasa bersaing secara sehat.

Baca juga: Kenali 3 Perbedaan Interview HRD dan Interview User

Akhir Kata

Jadi bagaimana, sudah tahu alasan dari apakah magang itu penting? Jadi, jangan sepelekan proses magang itu sendiri, karena sesuatu yang besar dimulai dari yang kecil.

Tidak perlu memikirkan bayaran, yang terpenting adalah ilmunya dan wawasan yang didapatkan setelah program magang tersebut usai.

Kamu nantinya akan sangat berterima kasih karena dengan program magang tersebut sangat membuka pola pikir alias mindset kamu mengenai dunia kerja. Jadi, tertarik untuk magang? Siap magang berapa bulan kira-kira?

Tinggalkan komentar